Sejarah

Salah satu indikator kemajuan suatu bangsa adalah jumlah dan mutu sumber daya manusia. Tingginya lulusan Perguruan Tinggi, terutama yang bergelar Magister memberi makna adanya kemampuan suatu bangsa dalam menghasilkan invensi, inovasi dan  pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta penerapannya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa.

Program studi ini terselenggara sejak tahun 1984 dengan surat ijin penyelenggaraan dari DIKTI No. 593/DIKTI/Kep/1993, dan status Akreditasi Adari LAM-PTKes berdasarkan SK No. 0404/LAM-PTKes/Akr/Mag/II/2016. Saat ini telah berkembang dengan tujuh minat studi meliputi Analisis Farmasi, Kimia Bahan Alam, Pengembangan Obat, Biomedik Farmasi, Sistem Penghantaran Obat, Kosmetika, serta Kebijakan dan Manajemen Farmasi yang dikelola oleh 55 dosen tetap dengan kualifikasi Doktor dan Guru Besar. Program outsourcinguntuk rekrutmen staf ahli atau praktisi juga telah dikembangkan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Program Magister Program Studi Ilmu Farmasi berkegiatan di Jalan Dharmawangsa Dalam Surabaya, yang menjadi satu unit dengan Program Studi S1 dan S3 Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. 

Pendidikan Program Magister Program Studi Ilmu Farmasi bertujuan untuk menghasikan lulusan yang memiliki kemampuan:

  1. Mengembangkan pengetahuan dan teknologi terkini di bidang ilmu kefarmasian melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
  2. Menyelesaikan permasalahan pengetahuan dan teknologi di bidang Ilmu Kefarmasian melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
  3. Mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.

 

Unduhan